Recent Posts

Cara mudah mengatasi gigitan ular berbisa yang mematikan

Banyak cara orang upaya mengantisipasi setelah terkena gigitan ular berbisa yang mematikan, salah satunya dan umumnya mengikat kencang bagian atas persis dibawah gigitan, lalu membawanya kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pada dasarnya upaya yang pertama dilakukan dengan cara mengikat bagian atas sekitar area gigitan ular, bertujuan agar bisa ular tidak menyebar keseluruh tubuh. Begitu juga dengan cara menyayat didaerah gigitan dengan tujuan mengeluarkan darah untuk menghindari penyebaran bisa tidak menjalar keseluruh tubuh.

Namun, rupanya dengan penanganan seperti mengikatnya tidak dibenarkan, dimana menurut Tri, kedua tindakan tersebut salah besar, tidak membantu sama sekali. Bisa ular akan tetap menyebar ke bagian tubuh lainnya. Perawatan yang tepat disaat kondisi darurat bisa menentukan kesintasan seseorang untuk bisa melewati sebuah kecelakaan fatal, tidak terkecuali dengan mengatasi orang yang mengalami gigitan ular berbisa.

ular-berbisa-yang-mematikan_7898908_jpg.jpg

#Cara mudah dan tepat mengatasi gigitan ular berbisa yang mematikan.
Menurut pakar Toksikologi dan ular berbisa dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM menerangkan, banyak yang harus difahami masyarakat mengenai cara yang pertama bagaimana mengatasi gigitan ular berbisa yang salah besar. Mungkin jika antisipasi hanya dengan cara di ikat saja, kemungkinan besar kondisi seolah-olah bisa ular akan berhenti, justru yang diikat hanya pembuluh darah yang bisa mengakibatkan pembekuan darah yang bisa berlanjut di amputasi
Dr. Tri menjelaskan cara mudah mengatasi penanganan yang tepat yaitu dengan membuat bagian tubuh yang terkena gigitan tidak bergerak. Caranya sendiri sebenarnya tidak sulit, usahakan anggota tubuh dihimpit menggunakan kayu, bambu, atau kardus mirip orang yang patah tulang. Usahakan bagian yang tergigit tidak bergerak sedikitpun sehingga bisa ular akan diam ditempat gigitan dan tidak menyebar keseluruh tubuh. Maka dengan begitu?, jika bagian yang di gigit ular telah di imobilisasi, dan waktu yang dimiliki untuk bisa pergi kerumah sakit dan klinik untuk mendapatkan penanganan dan anti bisa ular sebenarnya waktunya akan semakin lama lagi.
ular-berbisa-yang-mematikan_789808_jpg.jpg
"Ada seorang anak teman saya di papua dia kena neurotoksin. Karena tinggal di base camp di atas gunung untuk turun ke Puskesmas butuh 2 hari. Anak ini selamat dengan imobilisasi, bahkan masih hidup sampai sekarang,” ujar Tri.
Dr tri menegaskan, pada saat orang mengalami gigitan ular, maka tenaga medis harus bisa mengatur jalannya pernapasan, lalu korban dibawa ke inkubasi untuk mendapatkan fentilator sekaligus dibantu dengan pernafasan buatan, maka jikapun terjadi gagal jantung, tenaga medis bisa melakukan pijit jantung.

Artikel terkait :
Penjelasan singkat kenapa ikan paus bisa sampai berukuran besar


Demikian sedikit artikel mengenai cara mudah mengatasi gigitan ular berbisa yang mematikan, semoga bermanfaat.


Alasan mengapa tidak diperbolehkan belajar Islam melalui Google

Tidak dipungkirinya lagi, bahwasanya google bisa juga dikategorikan sebagai narkoba yang hampir seluruh dunia menggunakannya. Jadi yang akan saya persoalkan disini, bukan larangan menggunakan kotak pencarian google yang serba tau ini, akan tetapi cenderung cara memfilterisasinya, dan cara memanfaatkan keunggulannya.
Menurut para ulama menyimpulkan, bukannya tidak diperbolehkan menggunakan keunggulan google didalam mencari informasi yang anda butuhkan, termasuk masalah agama. Hanya saja kita harus faham dan tahu bahwa google bukanlah salah satu sumber ilmu agama secara langsung, google hanyalah robot pencari yang sangat mampu mencari dengan cepat informasi yang kita butuhkan melalui dunia maya ini.

Mesin google hanyalah clue (penunjuk) dan bukan merupakan sumber informasi, maka penunjuk itu hanya jejak-jejak biasa yang harus ditelusurinya lebih lanjut lagi. Entah nanti jejak itu akan membawa kita ketempat yang benar, atau yang salah. Sebab benar maupun salahnya informasi tersebut, google tidak ada urusan sama sekali. Maka dari itulah hindari untuk memperbanyak belajar agama islam dari google, baik dalam keadaan tertentu maupun dalam kondisi terbatas. Google bisa saja dimanfaatkan untuk sekedar mencari jejak tulisan yang terkait dengan islam dan tentunya dalam jumlah yang terbatas.

belajar-Islam-melalui-Google_7896.jpg

#Beberapa alasan mengapa kita tidak diperbolehkan belajar Islam melalui Google
Maka jikapun ada seseorang yang hanya memanfaatkan kecanggihan mesin raksasa google untuk memamerkan ilmu agama islam, bahkan google lah sumber utama satu-satunya ilmu agama. Pastinya sedari awal mereka sudah keliru besar dan bisa dibilang sesat. Kenapa saya katakan demikian?, sebab sumber ilmu agama Islam tidak lain adalah Rasulullah Saw beserta para sahabat. Begitu juga dengan Allah SWT, tidak pernah sekalipun mengirimkan utusan seorang nabi dan rasul yang bernama Nabi Google alaihissalam.

#Nisbi (perbandingan) tentang kebenaran Google
Tidak sedikit orang keliru serta menjadikan google sebagai tolak ukur suatu kebenaran, caranya hanya dengan melihat jumlah hasil yang dimunculkan oleh google pada saat masalah dicari. Sebetulnya kebenaran itu tidak pernah di ukur berdasarkan banyaknya suara atau jejak tulisan, sebab kebenaran sangat berbeda dengan demokrasi.
belajar-Islam-melalui-Google_796.jpg

Sebagai contoh, misalnya ada 99 orang zindiq (kafir) mencari dikotak pencarian dan menuliskan bahwasanya "berzinah halal", dan hanya ada 1 orang mukmin yang menuliskan bahwa "berzinah haram". Maka secara otomatis begitu ada orang yang jahil mencari kekotak pencarian google mengenai hukum zinah, sudah dapat dipastikan yang muncul kalimat "berzinah itu halal".
Kenapa halal?
Sebab hasil dari pencarian di google, bahwa google mempunyai fatwa "zinah itu halal", sebab pada dasarnya sudah ditemukan jejak 99 kalimat yang menghalalkan zinah dan hanya ada satu kalimat yang mengharamkan zinah. Kita bisa membayangkan seandainya di indonesia ini rata-rata awam tentang agama, dan hanya mengandalkan hasil dari kotak telusur google didalam masalah hukum agama, lalu apa jadinya agama ini?

#Isi dunia maya teramat banyak sampah 
Dunia maya memang tidak dipungkiri sangat terkesan keren, namun sebetulnya isi didalam dunia maya hampir kebanyakan sampah, mengapa demikian?. Setiap orang boleh saja menuliskan apa saja yang mereka suka, tanpa ada batasan hukum, terkecuali amat sedikit. Semua orang bisa upload hal-hal terkait ujar kebencian, pornografi, sara bahkan untuk saat ini sedang ramai menawarkan perjudian sekaligus prostitusi secara online.

belajar-Islam-melalui-Google_7926.jpg

Didunia maya ini orang secara terang-terangan memaki pemerintahan, teman tanpa merasa ragu, coba misalkan dialam nyata, sudah pasti tidak akan ada orang berani memaki pemerintahan, apalagi kalau sendirian. Umumnya bergerombol atau demo. Namun didunia semua orang merasa memiliki hak untuk mencaci siapapun, baik orang yang sudah dikenal, atau yang belum mereka kenal. Inti dari caci maki atau sumpah serapah merupakan sesuatu yang wajar didalam dunia maya, bahkan terkesan memiliki jaminan halal 100%. Alasan nya sanga simpel bagi google, bahkan google tidak akan perduli, sebab tugasnya hanya mencari, masuk akal atau tidak kah yang di carinya, benar atau salahkah yang dicari, sopan atau tidak kah, bagi google tidak ada perbedaannya sama sekali.

#Google tidak bisa menyeleksi kapasitas sekaligus otoritas dari mana sumber penulisnya.
Alasan mengapa tidak diperbolehkan belajar islam di google?, mau belajar agama islam seharusnya melalui guru agama, dimana kapasitas atau otoritas keilmuannya sudah dipercaya. Memalui dunia nyata, imposible rasanya, jika orang baru masuk islam lalu pagi harinya tiba-tiba menjadi ulama besar dan berani mengharamkan dan menghalalkan ini dan itu.

belajar-Islam-melalui-Google_193545.jpg
Namun dunia maya, seringkali tidak sedikit orang mau belajar ilmu syariah secara benar, yang awalnya cuma baca-baca terjemahannya saja, atau mendownload entah karya siapa, lalu tiba-tiba dirinya menjadi mufti (ahli fatwa) yang terkesan sangat agung, sebab merasa dirinya memiliki fatwa teramat ma'sum tidak ada salah sedikitpun.

Tentunya kita semua tahu, sangat banyak para ulama yang ilmunya tinggi, yang seharusnya kita kagumi. Namun sangat disayangkan, setiap ulama yang ilmunya sedemikian luas itu, tidak sedikit orang yang mau menuliskannya didunia maya.

Sebaliknya, saya kenal dengan ribuan orang jahil pangkat dua, dalam arti jahil sejahil-jahilnya, tidak mengerti bahasa Arab, tidak bisa baca kitab, bacaannya cuma kitab terjemahan yang lebih banyak salah terjemahnya ketimbang benarnya, tidak pernah duduk di majelis ilmu, tidak kenal para ulama dengan spesialisasinya, bahkan yang menjadi aib besar adalah ketika membaca Al-Quran masih dalam taraf mengeja terbata-bata, tidak mengerti kitab referensi ilmu syariah, dan sejuta aib lainnya, ternyata merasa dirinya adalah sumber kebenaran.

Konyolnya sosok-sosok seperti ini merasa dirinya sudah sah dan resmi menjadi juru dakwah, aktifis pergerakan, dan salah satu 'dakwahnya' adalah rajin sekali menulis tanpa ilmu dan hobi memposting hoax dalam agama, aktif menulis kajian-kajian yang belum pernah seumur hidup dipelajarinya dengan benar. Kalau dia tahu, sumbernya hanya dari 'ustadz saya', 'guru saya', 'murabbi saya', hanya segitu saja.

Yang membuat saya terpingkal-pingkal adalah mereka yang 100% jahil ini pun punya murid-murid yang secara rutin 'mengaji' kepadanya. Kok ada ya orang yang mau menimba ilmu dari orang yang tidak punya ilmu?

Wallahi saya heran dan takjub. Dan lebih edan lagi, para muridnya itu pun mengangkat diri mereka sebagai sumber agama, lalu menulis pula di blog, web, FB, dan seterusnya. Kalau diungkapkan mirip dengan firman Allah SWT :

أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُّجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا وَمَن لَّمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِن نُّورٍ

Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun. (Qs. An-Nuur : 40)

Maka kalau mau disalahkan, sebenarnya kalau kita tahu duduk masalahnya ya jangan salahkan Google, tetapi salahkan yang menggunakan Google sebagai satu-satunya sumber dalam memahami agama Islam. Dan nomor satu, salahkan dulu mereka yang jahil tapi belagak punya ilmu lalu menulis di dunia maya.

#Bagaimanakah cara yang baik mengambil manfaat dari google didalam belajar agama?

Tentu tidak bijaksana kalau saya hanya menyalah-nyalahkan saja tanpa memberi solusi. Di awal sudah saya katakan bahwa Google tetap bisa dimanfaatkan, asalkan tahu aturan dan batasannya.

Contohnya, ketika saya butuh informasi tentang sebuah hadits yang saya tidak tahu siapa perawinya. Untuk itu Google bisa digunakan dalam batasan tertentu. Caranya, ketikkan potongan haditsnya dalam bahasa Arab, misalnya : إنما الأعمال بالنيات lalu cari. Kita akan diberikan sekian banyak link yang bisa kita pilih oleh Google. Dari sini kecerdasan kita mulai diuji, pilih link yang mana seharusnya?

Anggaplah saya memilih sebuah situs yang menampilkan teks hadits itu. Tertulis disana informasi yang lengkap, yaitu matan dan sanadnya, lalu disebutkan adanya di kitab apa, jilid berapa dan halaman berapa. Kalau pas beruntung seperti ini, tentu bagus sekali.

Cuma satu hal yang penting untuk diketahui, level informasi itu masih terlalu rendah. Sebab kita belum membuka langsung hadits itu di dalam kitab aslinya. Kita cuma baca tulisan orang entah dia benar atau keliru tentang informasi awal mengenai hadits tersebut. Oleh karena itu level informasi dari mbah Google ini masih bersifat 'konon kabarnya' dan belum ditahqiq sesuai dengan prosedur.

Untuk itu kita wajib buka kitab rujukan yang disebutkan dalam tulisan itu dan kita tahqiq, apa benar si penulis mengatakan demikian. Dan nanti baru ketahuan seberapa hoax tulisannya.

Tetapi kadang saya kejeblos pada situs yang jelek, penulisnya pun jelek juga. Memang ada teks hadits itu dalam bahasa Arab, tapi tidak disebutkan info penting selanjutnya. Tidak ada perawinya, tidak ada kitab rujukannya, bahkan tidak jelas siapa yang menulis artikel ini. Nah, inilah bukti bahwa Google tidak sepandai yang kita kira.

Ulasan terkait :
Perbuatan ini sama halnya dosa 1000 kali lebih besar dari dosa berzina

Bahkan kalau lagi apes, boro-boro dapat haditsnya, yang ada cuma kumpulan link-link tidak jelas, isinya iklan dan virus yang siap menghancurkan komputer kita. Atau lebih sial lagi, kita ketemu link dari orang jahil yang menulis sesuatu tanpa ilmu, sehingga alih-alih kita dapat pencerahan malah dapat kesesatan.

Kesimpulan :
Perlu kita ingat dan filtrasi, bahwasanya semua informasi tentang islam dari google jangan langsung kita percayai, pasalnya semua tulisan hasil dari pencarian di google seharusnya kita anggap sebagai hal yang keliru, atau kita buang terlebih dahulu saja. Sampai nanti pada saatnya ada sekian banyak pembanding yang mumpuni (menguasai keahlian) dan bisa memperkuat kebenarannya.

Sumber artikel : http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1432645522

Demikian segelumit ulasan mengenai apa alasan mengapa tidak diperbolehkan belajar Islam melalui Google, mudah-mudahan bermanfaat.

Tanaman bonsay hias nan indah dari tangan sang inspirator

Tepatnya di cikarang pada tahun 2014, seorang kawan terkena musibah yang begitu memprihatinkan sekali. Sebut saja namanya ari, beliau pribadi yang sangat baik tiba-tiba mendapatkan satu musibah dimana sekawanan begal biadab membacok punggungnya sampai tembus ke tulang sum-sum, sehingga menyebabkan lumpuh permanen.
Setelah kejadian itu, kawanku duduk dikursi roda sampai saat ini. Namun setelah ia duduk di kursi roda, ia tidak merasa bosan ataupun jenuh menghadapi hidup. Ujian dan cobaan terus ia hadapi setelah ia duduk di kursi rodanya. Namun yang membuat ku bangga, ia tetap tegar menghadapinya, bahkan ia tidak pernah berhenti berkarya.

Tanaman bonsay hias nan indah dari tangan sang inspirator - Setiap hari ari melawan arus kehidupan dengan tegar dan sabar. Bahkan menurut saya pribadi, ia pantas mendapatkan julukan sang inspirator buat semua kawan-kawan, bahwasanya cacat bukan satu halangan untuk tetap tegar dan berkarya.

Baiklah untuk semua pembaca dan kawan kangalip.com, disini saya akan mengajak kawan-kawan semua untuk sekedar mendo'akan kawan kita agar beliau tetap sabar dan tegar menghadapi cobaan, dan saya akan mencoba merekomendasikan hasil karya beliau yang ia tuangkan melalui karya seni tanaman bonsay hias nya yang indah.
Tanaman-bonsay-hias-nan-indah_009.jpg

#Kebesaran hati dari sang isnpiratos
Jiwa semangat beliau (ari) sangat tinggi dan tetap sabar ikhlas menghadapi kenyataan yang harus ia terima dari Allah Swt. Bahkan yang menjadi sesuatu yang luar biasa, beliau mampu membesarkan dan menafkahi satu anak laki-lakinya yang telah lama ditinggal pergi ibunya (istri ari) setelah musibah terjadi, mungkin karena kondisi suaminya (ari) yang sudah lumpuh permanen, akhirnya istrinya tidak sanggup lagi hidup bersamanya.


Gambar diatas ini, merupakan bekas peninggalan jejak begal biadab pada tahun 2014 yang lalu di kota cikarang jawa barat. Meskipun sekarang kesehariannya hanya bisa duduk di kursi roda bukan berarti dia hanya berdiam diri. Justru melalui kursi rodanya itu, ia mampu memberikan nafkah anak semata wayangnya dan berkarya melalui seni bonsay hias yang ia ciptakan dengan kedua tangannya sendirian.
Tanaman-bonsay-hias-_0A09
#Ungkapan hati sang inspirator.
Pada awalnya sih aku sempet ga bisa terima dgn kondisi yg dialami apalagi setelah mendengar fonis dokter klo aku dinyatakan lumpuh permanen karena kerusakan saraf tulang belakang yang sngat berat dan fatal.. 
Sedikitpun aku tidak ada rasa dendam sama pembegal itu karna harta..jiwa raga itu hanya titipan jadi mau diapain juga itu hak Alloh kepada semua ciptaanya.
Cobaan dan ujian silih berganti datang kepadaku, apalagi semenjak seseorang yang aku cintai meninggalkanku karena ketidak berdayaanku menerima Takdir Illahi. Namun aku akan tetap ikhlas dan tegar menghadapi ini bersama anakku, anaku lah satu-satunya penyemangat hidupku sekaligus inspirator kecilku.
Sumber semangat terbesarku dan ibu ku..aku merasa saat inilah aku harus bisa membahagiakan ibuku..karena sebelumnya aku terlalu mencintai mantan istriku ketimbang ibuku..itu kesalahan terbesarku..dan ahirnya wanita yang tadinya aku perjuangkan ahirnya meninggalkanku juga disaat aku terpuruk..tapi ibu ku justru yg selalu ada buat ku tanpa lelah merawatku 
#Inilah jenis-jenis tanaman bonsay hias nan indah yang beliau ciptakan.

Tanaman-bonsay-hias-nan-indah_0309.jpg

Walaupun dia hanya duduk di kursi roda sama sekali tidak menyurutkan semangatnya sedikitpun. Dibawah inilah karya senia yang ia ciptakan dengan segala kemampuannya. Mungkin jika diantara sobat kangalip.com ada yang berminat dan ingin memiliki pohon bonsay hias, kalian bisa menghubungi langsung a/n Ari Priyadi No WA : +62 822-4370-0605​⁠​. 

Tanaman-bonsay-hias-nan-indah_0109.jpg

Karya seni ini sangat luar biasa, sebab ini diciptakan langsung oleh beliau yang hanya dengan mengandalkan keterbatasan fisiknya. Selain tanaman hias yang ia ciptakan , beliau juga menerima pesanan jenis tanaman hias sesuai keinginan para pembelinya.

Tanaman-bonsay-hias-nan-indah_0209

Atau jika kalian ingin langsung bertemu dengan beliau, saya cantumkan pula alamat lengkapnya khusus untuk kalian yang bertempat tinggal di jawa tengah bagian barat, atau kabupaten cilacap. Berikut alamat lengkap kawan kita Ari Priyadi : Jl delima Rt 02 Rw 03 Desa Wanareja. Kec. Wanareja. Kab. Cilacap.


Demikian kiranya sedikit ulasan mengenai tanaman bonsay hias nan indah dari tangan sang inspirator, kunjungan kalian semua merupakan penyemangat untuk beliau untuk tetap berkarya.