3 tradisi unik cara mendatangkan hujan di indonesia

Cara mendatangkan hujan - Dari ketiga jenis tradisi ini berasal dari berbeda daerah serta berbeda cara, bagaimana cara untuk mendatangkan hujan. Hujan merupakan sesuatu yang banyak dinanti-nantikan para petani, khususnya petani-petani dijawa.
cara mendatangkan hujan di indonesia
cara mendatangkan hujan di indonesia

Datangnya turun hujan kemuka bumi, pasti sangat ditunggu oleh seluruh manusia didunia, apalagi untuk negeri tropis seperti indonesia ini. Sebagai negara yang ekonominya bersandar dari sebuah pertanian, maka dengan keadaan alam maupun cuacanya, akan sangat berpengaruh besar terhadap hasil panen pertaniannya.

Maka dimasing-masing daerah mempunyai cara tersendiri, dimana cara tersebut sebagai tradisi yang sangat unik didalam cara mendatangkan hujan. Menurut kepercayaan dari setiap daerah, dengan melakukan tradisi cara mendatangkan hujan memang sudah menjadi sebuah kebudayaan warisan para leluhur daerahnya masing-masing.

Kebudayaan asal jawa ini masih sangat lekat dengan mistis atau dengan tindakan-tindakannya yang memberikan keunikan tersendiri, terutama dalam melakukan cara untuk mendatangkan hujan, dengan masih lekatnya budaya maupun adat tradisional, maka salah satunya dengan datangnya hujanlah yang menjadi dasar dari sumber lahan pertanian maupun ladang.

Tradisi unik cara mendatangkan hujan

Disaat musim berganti menjadi kemarau yang cukup panjang, ada sebagian masyarakat dari beberapa daerah yang menggunakan cara unik untuk mendatangkan hujan. Tradisi ritual yang dilakukan untuk mendatangkan hujan sangat diyakini dan sengan mengadakan ritual unik inilah hujan akan segera turun.

Mungkin sobat-sobat semua pastinya ingin tau, apa sich tradisi yang dibilang unik untuk mendatangkan hujan..?, baiklah simak dari ketiga tradisi atau ritual cara mendatangkan hujan di indonesia tercinta ini, saya akan awali tradisi unik dari daerah bondowoso, simak ulasannya dibawah ini ;

1. Tradisi ojung dibondowoso
Memang disetiap daerah akan mempunyai tradisi dengan cara yeng berbeda-beda, misalnya dengan tradisi ojung yang terdapat di daerah bondowoso, tradisi unik ini sangat dinamakan ojung, dimana ojung merupakan ritual aneh untuk mendatangkan hujan.
  • Tradisi ojung dari bondowoso merupakan budaya turun-temurun, hinga saat ini cara mendatangkan hujan masih dengan melakukan ritual ojung. Biasanya sebelum mereka melaksanakan ritualnya, diawali acara mereka menampilkan sebuah tarian tradisional berupa topeng kuno dan juga rontek singo wulung. Setelah tarian tradisonal selesai kemudian mereka melanjutkan dengan puncak acara yaitu tradisi ojung.
  • Ojung merupakan sebagian dari berlangsungnya ritual mendatangkan hujan, dimana ojung tersebut merupakan sebuah permainan keras, yaitu dengan beradu kekuatan dengan cara memukulkan sebuah rotan terhadap lawan dari kedua pasangan laki-laki. Sedangkan pemainnya sendiri harus berusia 17 tahun sampai laki-laki yang berusia 50 tahun.
Permainan ini sendiri dipimpin salah seoran wasit, yang dimana wasit tersebut telah memberikan aba-aba, maka pertandinganpun berlangsung dan dari kedua pemain langsung unjuk kebolehannya memecutkan sebuah rotan terhadap lawannya, selain ritual untuk mendatangkan hujan, ojung pun sangat dipercaya sebagai bahan mediasi untuk menolak segala bala bagi masyarakat sekitarnya.

2. Tradisi cewongan dari banyumas
Beda lagi dengan cara mendatangkan hujan bagi masyarakat banyumas, dimana masyarakat banyumas menyebut tradisi unik ini yaitu cewongan. Dimana nantinya masyarakat setempat menghiasi wajahnya dan tubuh.
  • Ritual seperti cewongan sangat diyakini untuk mendatangkan hujan, menurut keyakinan masyarakat banyumas dengan adanya bantuan dari "Dewi Sri", beliau merupakan dewi kesejahteraan dan juga memberikan pangan terhadap umat manusia, maka dengan melakukan doa dengan cara mengadakan tradisi cewongan ini bantuan dari dewi sri untuk mendatangkan hujan akan segera datang.
  • Seseorang yang diijinkan melaksanakan cewongan hanyalah kaum perempuan saja, menurut beberapa sumber seseoran yang datang serta mengacaukan alat cewongan ialah seorang bidadari, akhirnya laki-laki tidak diperkenankan untuk memegang alat cewongan tersebut. Daerah yang sampai saat ini masih aktif menjalankan ritual unik ini, yaitu cara mendatangkan hujan melalui cewongan yaitu didesa plana kabupaten banyumas.
3. Tradisi mencambuk badan
Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman budaya, bahasa, suku, serta tradisi-tradisi unik yang terdapat di indonesia ini, salah satunya tradisi ritual untuk mendatangkan hujan yang datang dari daerah boyolali tulungagung. Ritual ini bisa dikatakan sebuah tradisi unik sekaligus keras serta menyakitkan badan, menurut orang-orang tulungagung ritual seperti ini dinamakan cambuk badan.
  • Tradisi seperti ini hanya dilakukan oleh kalangan orang dewasa saja. Ritual cambuk badan salah satu mediasi untuk mendatangkan hujan, dengan permainan yang dilakukan dengan cara mencambuk badan lawan sehingga permainan ini hanya dilakukan orang-orang dewasa saja, bagi anak-anak kecil warga tulungagung permainan ini merupakan sebuah tontonan yang sangat menarik. 
  • Sejarah tentang cambuk badan ini berawal dari seorang Tumenggung Surotani 2, dengan maksud mancari generasi penerus yang gagah berani, akan tetapi dengan berkembangnya suatu zaman, maka tradisi cambuk badan dijadikan alat mediasi untuk mendatangkan hujan.
  • Menurut seseorang yang melaksankan tradisi cambuk badan, salah seorang yang mengucurkan darah yang disebabkan oleh sebuah cambukan, maka darah yang keluar dari tubuh sangat diyakini masyarakat setempat untuk mendatangkan hujan yang dinantikannya, bagaimana dengan tradisi dari daerah sobat semua..?, itulah indonesia yang kaya akan ragam budaya, suku, bahasa dan tradisi-tradisinya.
Demikianlah sedikit artikel yang mengulas tentang 3 tradisi unik cara mendatangkan hujan di indonesia ini, mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk generasi yang akan datang, sekian.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »