Sejarah dari guha surocolo yogyakarta

Sejarah dari guha surocolo yogyakarta
Guha surocolo
Guha surocolo yogyakarta - Sejarah yang terdapat diindonesia ini, tidak bisa kita hitung dengan hitungan jari, rupanya banyak sekali kehidupan dijaman dahulu kala yang banyak meninggalkan sebuah prsasti sampai jaman masuk ke era kemoderenan ini, ternyata semua situs maupun sebuah simbol tentang adanya sejarah, salah satunya dari guha surocolo yang terdapat dibantul yogyakarta.


Keberadaan tentang sejarah guha surocolo ini tepatnya didesa poyahan, kabupaten bantul. Guha surocolo tersebut, jarak dari kota yogyakarta mencapai 20.3 Km jauhnya, guha ini merupakan guha dari sunan mas karena disaat jaman dahulu guha tersebut selalu dipergunakan tempat bersembunyinya sunan amangkurat 3, karena disaat itu sunan amangkurat selalu berselisih faham dengan kolonial belanda, hingga akhirnya ia selalu bersembunyi disebuah tebing pegunungan tidak jauh jaraknya dari desa poyahan, yaitu di guha surocolo.

Guha tersebut merupakan tempat persembunyian sunan amangkurat 3, dimana beliau selalu menyendiri didalam guha dalam waktu yang cukup lama, dari kedalaman guha yang mencapai 6 sampai 7 meter ini, dan ukuran pintu guha yang mencapai 1.5 meter x 1m ini, sunan amangkurat bisa bertahan hidup dengan ketinggian guha yang mencapai 7meter. Selain terdapat guha surocolo ditempat itu, ada beberapa guha lagi yang hingga sampai saat ini nama dari guha tersebut sangat populer yaitu guha kendil, guha kenek dan juga guha tawas.

Sejarah dari guha surocolo
Kondisi serta keutuhan dari guha surocolo memang sudah terbelah, akan tetapi situs-situs sejarah yang terdapat diguha surocolo masih terlihat sangat jelas, diantaranya dari gambar sebuah wayang bhatara gana dan belali yang sedang mengangkat kedua tangannya saat membawa tempat yang berisi air, tidak terlepas keterkaitannya dari guha surocolo ditahun 1976 telah ditemukan sebuah arca berbahan perunggu yang sampai saat ini masih tersimpan apik dipusat kota yogyakarta tepatnya di bp3 pusat.

Sejarah dari guha surocolo tidak terlepas dari kisah seorang sunan mas, atau legih kenalnya dengan sebutan amangkurat 3, hingga sampai saat ini tidak diketahui tanggal kelahirannya, dan beliau meninggal di srilanka pada tahun 1734. Beliau merupakan seorang raja dari kasunanan kartasura yang mempunyai peran penting pada tahun 1703 sampai 1705.

Konon menurut cerita bahwa guha surocolo atau guha sunan mas, banyak sekali tersimpan misteri-misteri ghaib terkait dengan keraton naga raja dan juga tempat upacara pesugihan. Mungkin yang selama ini kita ketahui dari guha surocolo hanya sebagai asal-usulnya nyi ridho seorang ibu yang mepunyai anak teramat sakti yaitu joko umar. 

Namuan disaat hebohnya tentang Trunojo pada tahun 1674, beliaulah seseorang yang meruntuhkan keraton mataram hadiningrat didaerah Plered, kemudian bocah sakti (Joko Umar) menciptakan sebuah guha dengan hanya menggerukannya sebuah batok kelapa. Dari kesaktiannya itulah akhirnya joko umar mendapatkan gelar muliya dijadikannya sebagai tumenggung serta demang diwilayah mataram.

Istana ghaib
Guha surocolo saat ini sedang gencar-gencarnya perencanaan upaya dijadikannya sebuah tempat wisata, keterlibatannya dari beberapa waga masyarakat setempat, guha surocolo yang mempunyai sebuah arca yang sangat antik serta kuno ini, hingga saat ini sumber keberadaan dari arca tersebut belum diketahui.

Sejarah dari guha surocolo yogyakarta

 Ada beberapa sebagian orang berpendapat tentang keberadaan arca di guha surocolo ini, merupakan bentuk dari sebuah nyamuk , ada juga sebagian yang mengatakan keberadaan arca di guha sorocolo ini hanyalah sebuah bongkahan patung gajah.

Sejarah adanya tentang arca yang terdapat di guha sorocolo dari sebagian orang mengatakan bahwa arca tersebut ada keterkaitannya dengan gaib, antara perpaduan arca naga dan penunggu gaib yang terdapat dikawasan guha surocolo. Dari sebuah sumber, dimana merupakan sebuah saksi mata yang telah melakukan pertapaan bahwa guha surocolo merupakan sebuah wujud dari sebuah istana yang sangat megah.

Konon cerita dari seseorang yang melakukan tirakat atau bertapa lengkap dengan sesaji pisang sanggan, maka setelah memakan sesaji tersebut ia akan melihat wujud asli dari guha surocolo merupakan bentuk dari istana yang berhiaskan emas, serta segala benda yang tersentuh oleh seseorang yang melakukan tirakat ditempat itu, maka semuanya akan berubah menjadi sebuah emas.

Demikian sedikit ulasan mengenai sejarah dari guha surocolo yogyakarta, mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »