Ini dampaknya terhadap anak-anak jika sering membuka media sosial

Efek anak-anak sering dimedia sosialMenurut sumber terpercaya, ada seorang psikolog khusu sanak-anak atau remaja yaitu yayasan pulih ika putri dewi, bahwasanya anak yang masih dibawah 12 tahun, sama sekali belum membutuhkan sebuah akun untuk media sosial.
anak-anak jika sering membuka media sosial
membuka media sosial
Justru anak-anak yang masih dibawah usia 12 tahun harus fokus terlebih dahulu melalui kegiatan yang terkait menumbuhkan perkembangan konsep diri.

Apakah dengan begini jika suatu saat nanti anak-anak sudah menginjak usia 12 thn diperbolehkan dan bermain-main media sosial.?, jika memang demikian, apa saja dampak negatif dan juga dampak posotif untuk anak-anak tersebut..?. Bahwa psikolog telah mengatakan, disaat usia anak-anak sudah mencapai diatas 12 tahun, maka media sosial sudah dikategorikan sebagai kebutuhan dalam upaya pencarian persahabatan, karena pada umumnya kalangan anak-anak maupun remaja media sosial mempunyai sifat sebagai sarana bersosialisasi.

Media sosial bukan hanya untuk bergaya saja, karena bisa jadi kebutuhan anak-anak bisa didapatkan melalui media sosial, misalnya untuk mengerjakan tugas tentang budaya, pakaian adat, tentunya mereka harus mencarinya melalui media sosial. Adapun dampak adiksi tidak menjadi soal, asalkan dengan maksud dan juga tujuan yang memang sesuai yang dibutuhan oleh anak-anak itu sendiri, seperti yang telah saya katakan tadi, yaitu mencari tugas perintah dari sekolahnya.

Untuk anak-anak yang masih berusia dibawah 18 tahun kemungkinan besar masih labil, cara mengontrol emosi juga cara berfikirnya belum begitu matang, jadi walaupun mereka sudah mempergunakan media sosial, ada baiknya mereka harus tetap terkontrol orang tua, apalagi anak yang masih berusia 12, yang dimana mereka sedang mengalami proses diri dengan mencari identitas dirinya, maka kehadiran media sosial sangat dibutuhkan sekali.


#Dampak positif adiksi
  • Adapun dampak adiksi terhadap anak disaat bermain-main media sosial, adiksi yang berarti kecanduan terhadap media sosial. Sebetulnya jika kita telaah dengan cermat, kecanduan terhadap media sosial itu perlu, akan tetapi bentuk adiksi yang bisa membawa anak-anak menjadi gemar mempelajari pengetahuan.
  • Maka ada baiknya kita sebagai orang tua, jangan lengah disaat anak-anak sudah kecanduan media sosial, sementara kita sebagai orang tua bisa mengarahkan dan mengalihkan perhatiannya untuk mencari informasi didalam media sosial yang erat keterkaitannya dengan pelajaran, maka kita bisa mengganti mesin pencarian yang aman khusus untuk anak-anak.
#Dampak negatif adiksi
  • Dampak megatif adiksi atau kecanduan bisa sampai menjalar ke hal-hal yang buruk, dan tidak pantas dikonsumsi anak-anak, sudah menjadi hal yang umum tentunya, bisa usia masih terbilang sangat muda, maka kebanyakan mereka akan menjadi korban dari media sosial.
  • Maka dari itulah dibutuhkan sebuah dorongan disaat anak mengekspresikan dirinya yang beranjak keusia remaja awal. Maka mereka dengan kecenderungannya selalu memanfaatkan media sosial sebagai ajang tempat berinteraksi bersama teman-teman sekolah. Sayangnya semua system tidak bisa menyaring, guna memastikan apakah sipengguna akun sudah betul-betul sesuai dengan usia atau tidak
Demikianlah sedikit ulasan mengenai apa dampak adiksi terhadap anak disaat bermain-main media sosial, mudah-mudahan sedikit ulasan ini bisa bermanfaat untuk semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »