Mengulas sejarah tentang warok singo kobra

Dikalangan masyarakat indonesia, siapa yang tidak mengenal dengan sosok jawara yang bernama warok singo kobra, sepak terjang dan kesaktian ilmu kanuragan yang dimilikinya tidak sedikit seseorang yang takut dan segan terhadapnya.
Mengulas sejarah tentang warok singo kobra
warok singo kobra

Mengulas sejarah tentang warok singo kobra, seolah-olah kita kembali lagi ketahun 1982, dimana tahun itu merupakan tentang penggarapan film dari warok singo kobra. Sejarah mengenai warok singo kobra tidak berbeda jauh dengan cerita sejarah tentang robinhood dari betawie yaitu si pitung.


Kedua jawara ini selalu mengutamakan keadilan, dan membasmi kejahatan, ada sisi perbedan antara si pitung dan warok singo kobra, jika si pitung sepak terjangnya yang banyak sekali menumpas para kolonial belanda, dan warok singo kobra selalu memberikan pertolongan terhadap masyarakat dimana trenggalek, yang dimana desa tersebut merupakan kampung halamannya warok singo kobra.

Dimana sebuah kampung yang selalu aman berkat adanya sosok jawara seperti warok singo kobra ini, dengan keberadaan warok singo kobra semua masyarakat penduduk setempat merasa lebih nyaman dan tentram dari segala tindak kejahatan, baiklah untuk mempersingkat bagaimana sejarah atau sepak terjang wark singo kobra, saya akan mencoba kembali memostingkannya lagi setelah sekian lama hilang dari peredaran, simak sejarah singkat mengenai warok singo kobra ;



#Sejarah tentang warok singo kobra
Telah diceritakan sejarah tentang warok singo kobra, disebuah kadipaten trenggalek suasana keadaan sedang rusuh-rusuhnya dan selalu menimbulkan ketidak tentraman untuk para penduduk desa. Ada seorang adipati dari trenggalek membutuhkan pertolongan dari warok gunaseco dan ki secodarmo guna melawan semua para penjahat yang seringkali membuat keonaran, dan alhasil mereka berudua berhasil menumpas para pengacau.

Akhirnya wilayah kadipaten menjadi aman terkendali, dan sebagai timbal ablik untuk ki secodarmo adipati memberikan hadiah terhadap para kerabat dan juga murid dari ki secodarmo, hadiah yang paling menggembirakan ki secodarmo roro minten yang putrinya ki secodarmo dinobatkannya sebagai menantu dan akan dinikahkan oleh adipati bersama putranya yang bernama raden subroto.

Pada suatu hari secara diam-diam raden subroto kabur meninggalkan kadipaten dikarenakan beliau tidak mau dijadikan suami dari roro suminten, akhirnya ki secodarmo beserta para kerabat merasa malu dan terpukul, dikarenakan segala persiapan pesta perkawinan sudah dirancang sedemikian tepat, dengan kejadian kaburnya raden subroto, akhirnya putri ki secodarmo menjadi hilang ingatan atau gila.

Disaat melalui perjalanan pengembaraan dari raden subroto akhirnya beliau bertemu dengan roro warsiyani/ cempluk. Roro warsiyani merupakan putri kandung dari ki suromenggolo, yang merupakan seorang warok dari desa ngampal, pada akhirnya mereka berdua saling jatuh hati.

Tidak lama kemudian raden subroto bermaksud melamar putri dari ki suromenggolo, mendengar ucapan yang keluar dari raden subroto akhirnya ki suromenggolo dengan senang hati menerima lamarannya itu, akhirnya mereka berdua menjadi sepasang suami istri dan akhirnya pun roro suminten dibawanya pulang menuju kadipaten trenggalek.

Disaat penyambutan raden subroto dan juga roro warsiyani dilokasi kadipaten, saat itu datang juga roro suminten yang gila dan menari-nari bahagia, namun tak satupun yang mengenali kehadiran roro suminten yang gila itu.


Warok singo kobra yang merupakan adik seperguruan ki secodarmo merasa terpukul dan sakit hati cempluk bersandingan dengan bahagianya, dalam benak warok singo kobra, salah satu penyebab gagal perkawinan suminten dikarenakan hadirnya perempuan lain yaitu roro warsiyani, dengan hati penuh dendam akhirnya warok singo kobra menusuk roro warsiyani dengan keris pusakanya, dan dengan secepat kilat pun warok singo kobra menghilang dari keramaian orang.

Dengan kesaktian ayahanda suromenggolo roro warsiyani pun sembuh dengan bantuan pusaka pemberian dari sang batara katong.

Dengan melihat putri kesayangannya disakiti, akhirnya ki suromenggolo mencari keberadaan warok singo kobra, selama pencariannya akhirnya ia bertemu dengan ki secodarmo, maka ki suromenggolo menjadi tau apa sebenarnya masalah yang terjadi, akan tetapi perkelahinnya tetap berlanjut sampai akhirnya ki secodarmo gugur dalam perkelahian melawan ki suromenggolo.

Sewaktu melihat kaka sereguruannya tewas ditangan ki suroemnggolo, akhirnya warok singo kobra menantang ki suromenggolo untuk adu kesaktiannya, pada akhirnya warok singo kobra pun tewas oleh keris pusakanya sendiri. Dengan kebesaran hati yang dimiliki warok suromenggolo, akhirnya suminten sembuh dari gilanya dengan kesaktian dari warok suromenggolo, dan memohon terhadap raden subroto untuk menikahi suminten dan dijadikannya istri kedua dari raden subroto.

Demikianlah ulasan sejarah legenda warok singo kobra, apabila isi cerita disini ada kesalahan saya mohon maaf, dikarenakan sejarah ini sudah teramat lama, sekian dan  mudah-mudahan bermanfaat untuk semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »