Tradisi unik perang adu api obor dari desa tegal sambi

Tradisi unik - Memahami sebuah tradisi-tradisi unik dari setiap daerah tentunya ada kelainan tersendiri, apalagi sampai ada keterkaitannya dengan wisata, tentunya dengan begitu bisa menjadi sebuag destinasi bagi masyarakat luas.
Tradisi unik perang adu api obor dari desa tegal sambi
tradisi dari tegal sambi
Ada salah satu tradisi unik yang berasal dari sebuah desa tegal samba, yaitu sebuah tradisi permainan perang adu api obor, dimana permainan tersebut seseorang yang mengayun-ngayunkan sebuah obor api terhadap lawan mainnya.

Tradisi seperti itu hanya kita jumpai di desa tegal sambi jepara jawa tengah, adapun akses untuk bisa mencapai desa tersebut bisa dimelalui dari patokan alun-alun jepara dan jarak kedesan tegal samba mencapai 36 Km, tentunya dengan jarak seperti itu masih bisa dekat, bagi masyarakat sekitar.

Permainan unik perang adu api obor ini, salah satu tradisi khas dari desa tegal samba jepara, tradisi perang adu api obor ini selalu ada disetiap satu tahun sekali tepatnya dihari senin paing, bulan dzulhijjah. Sedangkan untuk obor api terbuat dari batang daun kelapa kering, dicampur dengan daun piusang yang kering, lalu dibakar.

Maka disaat permainan perang adu api obor, diantara kedua kubu saling menyerang dengan membenturkan obor api tersebut sampai mengeluarkan percikan-percikan api, maka dengan suasana dimalam hari, akan menambah meriaknya para penonton yang menyaksikan antara kedua kubu saling serang dan mengeluarkan percikan, dari percikan itulah suasana menjadi sangat meriah.



Sejarah tradisi unik perang adu api obor
Tradisi unik ini salah satu peninggalan budaya para leluhur mereka, awal mula cerita tentang tradisi ini muncul dari kisah ki gemblong, yang konon merupakan salah seorang yang dipercaya oleh seorang kyai babadan yang diutus untuk menggembalakan hewan ternak miliknya.

Namun pada suatu saat, melalui sungai yang banyak sekali dihuni udang dan juga ikan-ikan, sehingga ki gemblong lupa dengan tugasnya yaitu dengan hewan yang digembalakannya, sampai akhirnya hewan ternak yang digembalakan mengalami sakit. Akhirnya kyai babadan tidak terima dan langsung mencari ki gemblong, tanpa basa-basi ki gemblong langsung dipukul menggunakan obor api yang terbuat dari pelapah kelapa kering.

Suatau ketika ki gemblong merasa sanga terdesak, dan akhirnya ia mengadakan perlawanan yang serupa yaitu dengan menggunakan obor api. Maka terjadilah perang adu api obor antara ki gemblog dan kyai babadan, sampai percikan api tersebut menyambar tepat jatuh disebuah tumpukan jerami dekat kandang, namun dengan kejadian seperti itu tanpa diduga semua hewan ternak milik kyai babadan langsung sehat seperti semula.

Sejak peristiwa itu terjadi, maka sampai saat ini seluruh masyarakat tegal sambi menjadikannya permainan perang adu api obor ini, sebagai salah satu upacara ritual sebagai penolak bala sekaligus untuk mendatangkan kesehatan yang bukan saja untuk hewan, akan tetapi untuk semua masyarakat tegal samba. Kemudian tradisi unik ini selalu diadakan untuk semua para pemuda sekaligus menjadikan hiburan tersendiri bagi warga sekitar.

Tradisi seperti adu api obor ini sudah menjadi salah satu bagian dari agenda tahunan resmi dari pemerintahan kabupaten jepara, sebagai salah satunya warisan budaya leluhur yang bisa menarik devisa untuk semua penduduk sekitar dari sekian banyaknya para pengunjung.

Demikian sedikit ulasan mengenai tradisi unik perang adu api obor dari desa tegal sambi, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk semua, sekaligus menambah wawasan tentang tradisi-tradisi unik di indonesia. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »