Pengertian Antara Syirik Dan Zuhud

Antara Syirik Dan Zuhud
Antara Syirik Dan Zuhud - Pengertian antara syirik dan zuhud - Syirik yang seringkali kita dengar, mungkin bentuk dari seseorang yang tidak mampu memiliki sesuatu dan akhirnya timbul rasa cemburu karena sebab dia tidak mampu mendapatkan maka timbulah rasa kesal dalam diri manusia, atau dengan kata lain ialah Cemburu Sosial.
Syirik terbagi menjadi dua bagian, adapun syirik secara lahir, dan juga syirik batin, jika seseorang memiliki sifat syirik secara lahir, maka orang tersebut cenderung mamuja terhadap patung-patung dan juga berhala. Sedangkan sifat syirik secara batin, dia akan selalu bergantung terhadap Makhluk yang selalu memerhatikannya, entah melalui Kemudharatan, dan juga Kemakrifatan.

#Pengertian Zuhud

Semua manusia tentunya sudah ditakdirkan mempunyai Dunia, akan tetapi ada sebagian manusia yang tidak bisa merawatnya dan juga tdak menyayanginya, bahwasanya manusia mempunyai Dunia, namun Dunia tidak tidak memiliki dia. Ada juga Dunia sangat mencitainya, namun manusia tidak tidak cinta Dunia, Dunia berlari dari belakang, tapi dia tidak mengejarnya, ingin memanfaatkan Dunia namun dia tidak mampu, adapun seseorang yang berhasil menjauhkan dirinya dari Dunia, namun Dunia senantiasa mendekatinya.

Seseorang yang zuhud sudah betul-betul mendapatkan hidayah kebaikan yang sudah menyatu dengan jiwanya dari Allah azza wajalla, sehingga Dunia pun tidak bisa menghancurkan. Hanya orang yang Zuhudlah yang mampu mengatasi Dunia, begitu juga sebaliknya duniapun tak bisa mengatur seseorang yang Zuhud.


Sebagaimana Rasululluloh melalui sabda-sabdanya : “sebaik-baiknya harta dunia yang berguna ialah harta dunia yang dimiliki orang-orang yang shaleh. Tidak aka pernah ada kebaikan didunia ini terkecuali dari mulut seseorang yang senantiasa berucap “Begini dan Begitu”. Bahwa beliau sudah mengisyaratkan, jika seseorang memisahkan dirinya dengan Dunia dari tangannya dari berbagaimacam kebaikan. Segerakanlah kalian mengabaikan Dunia ditanganmu itu selalu dalam kebaikan yang disukai oleh hamba-hambaNya.

Maka buanglah semua dunia dihatimu, sampai dunia tidka akan mengancamu, dan janganlah knikmatan duniawi serta gemerlapnya perhiasan akan selalu menipu, sebab dalam waktu yang tidak lama lagi kalian pasti pergi sedangkan Dunia akan pergi menjauh pada saat engkau pergi nanti.

Maka dari itulah jauhkan juga sifat-sifat kesombongan, bahwasanya kesombongan itu akan menghancurkan jalan kita kelak, begitu juga jagalah selalu sifat zuhudmu, seseorang yang kaya akan tetapi tidak memiliki sifat zuhud bagaikan pohon yang hidup ribuan tahun namun tidak pernah berbuah.

Demikian sedikit ulasan mengenai pengertian antara syirik dan zuhud ini, mudah-mudahan sobat semua tidak memiliki sifat syirik, dan mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
May 23, 2016 delete

Yang jelas syirik besar maupun kecil tetap itu termasuk dosa besar.

Terimakasih udah mengulas pengertiannya.

Reply
avatar
May 23, 2016 delete

betul mas, yang namanya bentuk kesyirikan, sekecil bahkan sebesar apapun adalah suatu perbuatan yang tidak mendapatkan ampunanNya, saya baca artikel Syiar mas, bagus-bagus mas Keep Istiqomah

Reply
avatar