Tradisi unik mayat wanita dinikahkan dengan anaknya yang sudah mati

Tradisi unik menikahkan  - Sebentar lagi dunia akan kiamat, wahh..jangan dulu dech gua belom kawin, kalimat seperti inilah yang seringkali kita dengar. Salah satu alasan dan pendirian yang masuk akal dan juga merupakan tujuan hidup semua orang.
Berikut juga tentang kasus yang terjadi dicina, didalam lingkup sebuah keluarga pada saat anak laki-lakinya meninggal dunia dalam kondisi statusnya masih melajang alias bujangan. Setiap anak lai-laki dicina mati dan belum pernah kawin, maka pada saat itu keluarga akan disibukan mencari mayat seorang wanita sebagai teman pendamping anaknya yang mati tersebut.
Tradisi unik mayat wanita dinikahkan
mayat wanita

Hampir semua para orang tua yang memiliki anak laki-laki dicina, memang sudah sangat dikenal sebagai orang tua yang selalu memberikan dorongan terhadap anak laki-laki agar secepatnya menikah setelah lulus dari bangku kuliahnya. Maka beberapa dari orang tua akan senantiasa mengupayakan mencari pasangan, serta mengatur kencan buta, yang dimana para orang tua akan mengenalkan anak laki-lakinya terhadap anak teman dari orang tuanya atau dengan cara yang lainnya.

Beli mayat wanita untuk dinikahkan dengan anaknya yang meninggal dunia.
Tradisi unik mayat wanita dinikahkan
Pernikahan kedua mayat
Akan tetapi apabila semua daya upayanya tidak membuahkan hasil, dan kemudian anak laki-lakinya keburu dijemput maut, maka upaya terkahir dari orang tuanya bertanggung jawab untuk menikahkannya dengan mayat seorang wanita pada saat anaknya sudah menjadi mayat.

#Tradisi menikahkan mayat lelaki dan perempuan.
Telah dilansir dari beberapa sumber, yaitu shanghaiist.com, ada disebuah desa shanxi. Bahwasanya tradisi aneh dan unik seperti ini masih berjalan, yaitu menikahkan seseorang yang sudah mati. Oleh sebab hal ini masih saja dilaksanakan dari beberapa keluarga yang memang disengaja memberi bayaran mahal yang mencapai 180 Ribu Yuan, atau yang setara dengan 376 juta rupiah, guna biaya pernikahan anak laki-lakinya yang memang meninggal dalam kondisi masih membujang.
Mungkin yang membeli merupakan salah satu dari warga penduduk lokal dari shanxi, maka keluarga itupun mendapatkan diskon pada saat membeli mayat seorang wanita yang hendak dinikahkan dengan anak laki-lakinya yang meninggal, kemudian bagaimanakah caranya orang-orang yang dipesan untuk mendapatkan mayat wanita itu?

Rupanya, memang dari pihak keluarga yang lain juga mendapati kejadian serupa, dimana anak seorang wanita meninggal dunia dalam keadaan mesih sendiri, atau jomblo, lalu dari kedua belah pihak sudah menyetujuinya. Maka para orang tua akan melaksanakan pernikahan anaknya dari kedua belah pihak dalam kondisi yang sudah menjadi mayat.


Tradisi seperti ini memang sudah berlangsung sangat lama sekali didaerah cina, yaitu didesa shanxi, bahkan tradisi seperti ini merupakan tradisi turun temurun dari para leluhur mereka. Warga setempat pun mempercayai bahwasanya apabila keluarga mendiamkan anak-anaknya belum menikah, walaupun anaknya itu sudah meninggal, maka keluarga tersebut akan mendapatkan beberapa kutukan dan juga bencana.

Terkuak sudah, kenapa sebabnya para orang tua dicina rela mengeluarkan banyak biaya hanya untuk menikahkan anaknya yang sudah menjadi mayat, yaitu seperti diatas beberapa alasannya. Dengan demikian bila diantara mereka harus menggali liang kuburnya guna menikahkan tulang-tulangnya saja, tentunya hal seperti ini pasti akan dilakukannya, luar biasa ..

Seringkali melalui candaan, mengenai hal ini. Sebab rasanya bila mati masih muda tidaklah asik, karena belum melakukan banyak perbuatan-perbuatan didunia, salah satunya yaitu kawin. Akan tetapi alangkah baiknya apabila kalian merubah setiap tujuan hidup, misalnya dengan berbuat kebaikan didunia, berbagi dengan sesama, bukan semata-mata hanya berfokus ke perkawinan tok.

Kiranya hanya sedikit ulasan dari saya, yaitu tentang membeli mayat wanita dinikahkan dengan anak laki-lakinya yang sudah meninggal ini, mudah-mudah sedikit artikel ini bisa menambah wawasan tentang keunikan-keunikan yang ada didunia.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
August 31, 2016 delete

Unik juga yah tradisinya, tapi kalau di negara kita tentu hal ini tidak bakal terjadi ya mas.. bakal banyak yang tidak setuju..

Reply
avatar
August 31, 2016 delete

wah kl di indonesia, sangat bertentangan dengan akidah pastinya

Reply
avatar