Kesenian tradisional indonesia yang populer dan mengandung unsur mitos

Kesenian tradisional indonesia - Dari sekian banyak nya keanekaragaman budaya tradisional diindonesia ini sangat beragam keunikan yang terdapat didalamnya, bahkan dari mulai budaya tentang kesenian tradisional yang sangat populer sekalipun sangat erat kaitannya dengan sebuah mitos.


Dari ke 4 kesenian-kesenian yang terdapat diindonesia ini merupakan budaya kesenian turun-temurun, dan salah satu kesenian warisan para leluhur mereka masing-masing. Hingga saat ini budaya tentang kesenian tradisional yang masih mengandung unsur mitos masih banyak kita jumpai didaerah-daerah jawa, mitos dari 4 kesenian tradisional populer diindonesia diantaranya seperti dibawah ini :

1. Kesenian Tari Seblang
mengandung unsur mitos
kesenian tari seblang
Kesenian tradisional dari tari seblang ini berasal dari daerah banyuwangi tepatnya didesa gelagah, kesenian tari seblang selalu digelar disetiap bulan syawal dan hanya dimainkan oleh seorang gadis yang masih perawan tulen.



Kesenian tari seblang berawal dari sebuah cerita legenda Ki Saiman, beliau salah satu orang terkemuka dan sakti yang sedang mengobati harimau dengan kondisi badannya yang luka parah, lalu kemudian Ki Saiman membawa harimau tersebut kesebuah mata air yang dinamakan sebagai mata air penawar.

Harimau tersebut disuruhnya berendam dalam air penawar, dengan kejadian yang sangat tidak diduga tiba-tiba harimau tersebut berubah wujudnya menjadi bidadari cantik dan juga sangat gemulay sekali dalam menari, akhirnya Ki Saiman pun menaruh hati kepada bidadari itu dan akhirnya mereka menikah dan menjadi sepasang suamu istri. 

Tidak lama kemudian ibu kandung Ki Saiman meninggal dunia dan menurut cerita bahwa roh dari ibu kandung Ki Saiman selalu masuk ketubuh anaknya yang masih gadis sampai akhirnya ia menari-nari tak karuan, dan disitulah awal mula munculnya kesenian tari yang dinamakan tari seblang, lalu tari seblang diturunkan terhadap keturunan Ki Saiman.

2. Kesenian Bambu Gila
mengandung unsur mitos
bambu gila
Selain disebut sebagai kesenian, bisa juga disebut sebagai permainan bambu gila, kesenian ini berasal dari daerah maluku. Setiap orang yang menggelar kesenian ini selalu dilakukan para laki-laki dewasa dan juga berbadan kekar.



Kesenian bambu gila dimainkan oleh 7 laki-laki, yang melawan sebuah bambu yang berukuran 2.5 mtr, mungkin bagi seseorang yang masih awam, tidak akan pernah merasakan adanya unsur mistis dam permainan bambu gila ini, dari ke 7 laki-laki tersebut melawan sebatang bambu yang sudah berisikan sebuah mantra sehingga dari ke 7 laki-laki tersebut merasakan sesuatu yang sangat berat dari sebuah bambu tersebut.

Kalian bisa melihatnya dari gambar diatas, bahwa dari ke 7 laki-laki dan kesemuanya berbadan kekar tidak kuat menahan beratnya bambu yang sudah berisi sebuah mantra. Salah satu pawang yang berdidi tepat didepan ke 7 laki-laki itulah yang mengisikan sebuah mantra terhadap bambu tersebut.

Kesenian bambu gila ini sangat populer dengan sebutan buluh gila (bambu gila), permainan bambu gila bisa dijumpai didaerah desa liang, kecamatan salahatu, dan juga didesa mamala dikabupaten maluku, kesenian bambu gila ini merupakan kesenian budaya khas dari maluku dimana kesenian tersebut ada berbau unsur mistis didalamnya.

3. Kesenian tarian berdhaya ketawang
mengandung unsur mitos
tarian berdhaya ketawang
Kesenian dari tarian bedhaya ketawang merupakan sebuag tarian yang sangat sakral sekali, dan kesenian ini hanya diperbolehkan digelar dalam waktu 1 tahun sekali saja. Menurut cerita bahwa kesenian tradisional yang sudah sangat populer ini ada keterkaitannya dengan ratu nyi roro kidul, bahkan bila dilihat dengan mata batin nyi roro kidul juga ikut menari demi menghormati raja mataram.

Dari sebuah buku kitab Wedbapradangga yang merupakan pencipta dari kesenian tari bedhaya ketawang yaitu sultan agung 1613 sampai 1645 raja pertama juga terkenal dari mataram begitu juga dengan kanjeng ratu kencanasari yaitu tidak lain dari kanjeng ratu kidul, sebelum kesenian ini berlangsung sultan agung memerintahkan kepada ahli-ahli pembuat alat musik yaitu membuat sebuah gendhing yang dinamakannya ketawang.

Disaat kesenian berlangsung akan terasa sekali suasan berbeda dengan suasana biasanya, apalagi lantunan suara yang keluar dari rebab yang nantinya mengawali para penari yang memasuki ruangan kekeratonan, dengan dalem ageng prabasuyasa lalu menuju ke pendopo.

4. Kesenian tari sintren
4 kesenian tradisional
Tari sintren
Kesenian dari tari sintren ini, dikalangan masyarakat jawa tengah sudah sangat populer sekali, dimana seorang wanita didandani, kemudian dimasukan terlebih dahulu kedalam kurungan, dengan iringan sebuah nyanyian tidak lama kemudian diangkatlah sebuah kurungan tersebut, maka wanita itu sudah mengenakan pakaian tradisional lengkap dengan aksesoris seperti kaca mata.

Kesenian sintren ini dikenal juga dengan sebutan lais, kesenian sintren memang sangat populer dan dikenal sebagai kesenian yang masih mengandung unsur mitos, karena kesenian sintren ini tidak jauh dari bantuan para makhluk halus.

Seseorang yang menjadi salah satu penari atau yang menjadi sintren harus dilakukan oleh gadis yang masih suci, dengan bantuan sang pawang, serta alunan musik tradisional gending sebanyak enam orang, dan hingga saat ini kesenian sintren menjadi salah satu hiburan kebudayaan tradisonal, tidak ketinggalan juga adanya seorang bodor dari kalangan laki-laki yang mendampingi si sintren, dan semuanya dalam keadaan tidak wajar alias mereka berdua telah dirasuki makhluk halus.

Demikianlah ulasan mengenai mitos dari 4 kesenian tradisional dan populer diindonesia ini, mudah-mudahan bisa menambah wawasan kita terhadap kesenian-kesenian yang terdapat diindonesia ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »