Bagaimana keadaan kondisi manusia pada zaman dajjal?

Keadaan kondisi manusia pada zaman dajjal - Pada saat jaman dajjal membabi buta dikalangan masyarakat luas nanti, maka setiap ngri yang akan didatangi dajjal, semua penduduk sama halnya seperti padi yang berada didalam sebuah gilingan.

kondisi manusia pada zaman dajjal
 manusia pada zaman dajjal
Dari sekian banyaknya penduduk saling berlomba-lomba kesana-kemari berlarian karena rasa takut kepada dajjal. Namun bagi keluarga muslim mereka merasa lebih nyaman dengan ada didalam rumah masing-masing dengan menjaga keluarganya supaya tidak bisa dipengaruhi semua daya upaya dan juga bisikan dajjal terkutuk.



Oleh sebab itulah banyak sekali dari  kaum wanita yang menjadi pengikut dajjal, sebab, terlebih lagi karena setiap golongan laki-laki mengikat keluarganya dirumah agar tidak bisa keluar. Pasalnya mereka sangat khawatir dan cemas jika anggota keluarganya bisa terperosok dengan ajakan dajjal, dan jika memang itu terjadi berarti sudah melakukan kemusrikan dan juga kekhufuran.

Keadaan manusia selalu berselimut fitnah
Pada zaman dajjal merupakan dimana keadaan manusia selalu berteman fitnah yang begitu besar, banyak sekali orang-orang disaat pagi tiba dalam keadaan kodisi beriman dan pada sore hari tiba dia bisa berubah menjadi kafir. Dengan begitu membuktikan bahwasanya sangat berpengaruh sekali godaan dan bisikan dajjal yang melanda umat muslim. Disaat itu, kendali agama betul-betul seperti mengendalikan sebuah api yang sangat panas, dan jika sampai dilepaskannya dirinya akan menjadinya mangsa dajjal. Namun jika tetap api itu dikendalikan maka godaan fitnah yang dihadapi sangat akan terasa besar dan berat sekali.


Karena pada saat dajjal mulai menghampiri banyak orang, tidak sedikit orang-orang menyelamatkan diri kehutan-hutan, sampai-sampai ada yang nekat bersembunyi dengan menaiki puncak gunung. Hal seperti ini mereka lakukan agar supaya selamat sekaligus mempertahankan akidah dan menjauh dari fitnah dajjal tersebut. Sebagaimana sudah diterangkan didalam sebuah haidts shahih dibawah ini :
  • "Pada saat ini, keadaan dan kondisi semua manusia betul-betul memalingkan dirinya dari dajjal dan berlari menuju kearah gunung." Hr. Muslim.
Demikianlah keadaan manusia pada saat datangnya dajjal, diantaranya lebih memilih menyelamatkan dirinya ketimbang harus menghadapinya. Sebab jika harus menghadapinya khawatir bahwa dirinya tidak akan bisa menjaga akidah begitu juga dengan keselamatan jiwa raganya.

Karena dajjal tidak segan dengan melakukan aniaya kepada orang yang melawannya, ini belum seberapa asal akidahnya tetap terjaga dan dipegang teguh sampai mati, daripada harus ikut dengan ajakan dajjal dengan harus terlepasnya akidah, hal seperti inilah yang membuat celaka umat manusia. Sebab perbuatannya, hal ini sangat memungkinkan sekali terjerumusnya diri sendiri kedalam neraka-Nya, oleh karena kekhufuran dan juga kemunafikan yang telah diperbuat.

Begitu juga mengenai kondisi pemerintahan, bahwa tatanan pemerintahan pada zaman dajjal datang, akibatnya menjadi rusak serta tidak adanya aturan. Bukan berarti dajjal menginginkan kekuasaan pemerintahan, semata-mata dilakukannya demi kehancuran secara perlahan pemerintahan negeri yang sudah dalam keadaan mandiri dan baik. Namun dikarenakan ulah dajjal terkutuk itu, dia selalu melakukan upaya dengan menelusuri setiap negeri dengan menyebar-luaskan daya tipu muslihat dan fitnahnya. Bahwa ada cara-cara guna menyelamatkan dari fitnah dajjal dengan cara menguasai rasa sabar, serta rutin istighfar dan juga membacakan syahadat dengan berulang-ulang, dan tidak lupa pula dengan merutinkan membaca surat Al-kahfi.

Semua kemampuan dajjal itu sangat bersifat Istidraj, dan bukan semata-mata Mukjizat dan Karamah, kenapa?, bahwa sudah sangat terlihat jelas, bahwasanya dajjal adalah kafir yang senantiasa membuat sesat banyak manusia. Dajjal bukanlah nabi dan juga orang yang shahih, yang dilakukannya semata-mata hanya sebuah tipu daya belaka agar bisa terlihat menarik simpati orang, dengan tindakan agar semua mansuia mau ikut menelusuri jejak kebusukannya itu. Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua dari daya upaya tipu muslihat dajjal, amiin.

Demikian sedikit ulasan mengenai bagaimana keadaan kondisi manusia pada zaman dajjal? ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi semuanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »