Mitos jika tiba-tiba menabrak seekor kucing dalam keadaan berkendara

Mitos menabrak kucing  - Meski sering dikatakan sebagai binatang pencuri ikan asin, namun kucing merupakan salah satu binatang peliharaan kesayangan Nabi, maka tidak heran jika kucing mendapatkan musibah seringkali diisyarati.
Mitos jika tiba-tiba menabrak seekor kucing
Fakta mitos tentang kucing

Banyak sekali orang mempercayai bahwasanya kucing adalah binatang kesayangan Nabi, maka sampai saat ini kucing yang mendapati musibah kecelakaan harus dirawat sebagaimana mestinya, sehingga banyak pengendara yang rela rem mendadak atau menabrakan dirinya ke trotoar jalan ketimbang harus mencelakai kucing tersebut.

Tidak sedikit juga yang mempercayai, bahwa kucing mampu membawa bencana terhadap pengendara yang tiba-tiba menabraknya lalu ditingalkan begitu saja tanpa meninggalkan syarat-syarat agar bisa terhindar musibah bagi si pengendara oleh sebab dampak akibat menabrak kucing itu. Kucing memiliki sejarah serta keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan binatang yang lainnya, baik fakta mitos untuk jaman sekarang ini, maupun fakta keistimewaan di jamannya para Nabi, yang meliputi :


Fakta yang memberikan banyak inspirasi terhadap para sufi
Ada salah seorang sufi terkenal yang bernama Ibnu Bashad yang sudah hidup hingga pada abad ke 10 Hijriyah mengatakan : pada waktu beliau beserta para sahabatnya berkumpul disebuah atap masjid kairo, dan tiba-tiba ada seekor kucing melewat didepannya kemudian ibnu bashad memberikan beberapa makanan terhadap si kucing. Kemudian berselang waktu tidak begitu lama kucing tersebut kembali menghampiri ibnu bashad dan juga sahabatnya.

Akhirnya ibnu bashad memberikan makanan yang ke dua kalinya, dan secara diam-diam ibnu bashad mengintai dan mengikuti arah kucing tersebut pergi. Lalu sampailah disebuah atap rumah, dengan rasa terkejutnya, ibnu bashad menyaksikan kucing itu sedang membagi-bagikan makanan pemberian dari ibnu bashad kepada teman kucing lain yang kelaparan sekaligus kedua matanya yang tidak bisa melihat.

Kejadian ini sentak membuat sufi ibnu bashad hatinya menjadi luluh sampai maut menjemputnya (1067). Bukan hanya itu, para sufi pun mempercayai bahwasanya nafas dengkuran kucing itu bagaikan irama dan apabila disetarakan akan sama dengan sebuah dzikir.



Rasa hormat terhadap terhadap tokoh Islam melalui kucing setelah meninggalnya Nabi Saw.
Didalam sebuah cerita buku terkenal dari kota kairo yang berjudul ‘cats of cairo’ menerangkan pada masa dynasty Baybars Al-Zahir, Mamluk. Ada salah seorang sultan sekaligus salah satu pahlawan yang berdiri didepan pada jaman perang salib, dengan sengaja memperbanyak teman-teman kucing lalu mempersiapkan berbagai macam jenis makanan.

Kebiasaan seperti ini sudah melekat terlebih lagi dikota besar dengan mayoritas Islam, bahkan dikota Istanbul, Kairo dan Kota Damaskus, masih banyak ditemukan kucing yang berkeliaran didepan masjid kuno dengan disediakan dari beberapa macam jenis makanan oleh warga masyarakat setempat.

Pembelaan dari Nabi Muhammad Saw terhadap kucing.
Perlu anda dan kita ketahui semua, bahwa Nabi Muhammad Saw pernah memberikan pembelaannya terhadap kucing yang teraniaya. Sebagaimana yang telah diriwayatkan Abdullah Bin Umar RA, bahwa Rasulluloh bersabda : 
  • Ada seorang perempuan mendapatkan siksaan di neraka karena sudah mengurung kucing sampai mati. Dan perempuan tersebut dimasukannya ke neraka paling dalam, sebab pada saat ia mengurung kucing tersebut tidak memberikannya makanan ataupun minuman. (shahih muslim 4160).
Keterangan diatas merupakan sejarah silsilah binatang kucing, yang memang pada kenyataanya telah kita ketahui semua, bahwa kucing adalah binatang peliharaan kesayangan Nabi. Adapun mengenai fakta mitos yang terjadi untuk saat ini adalah :



Syarat yang harus dijalani saat menabrak kucing dijalan.
Setiap orang yang berkendara, secara sengaja maupun tidak sengaja menabrak kucing segeralah untuk berhenti untuk merawat kucing tersebut, baik kucing yang ditabraknya sampai mati, atau kucing dalam keadaan hanya terluka. Menurut sebuah mitos, maka bagi pengendara tersebut harus melakukan beberapa tindakan, diantaranya yaitu :
  • Berhenti dan segera menguburkan kucing tersebut (jika mati).
  • Tinggalkan sejumlah uang, jika tidak mau menguburnya. Uang tersebut tentunya kita sudah ketahui semua, yaitu boleh diambil bagi seseorang yang mau mengubur kucing itu.
  • Pinggirkan kucing dari tengah jalan.
  • Jika tetap meninggalkan kucing, maka mitosnya sipengendara akan mendapat sial.
Demikian sedikit ulasan mengenai fakta mitos dari seekor binatang kucing ini, rasanya sangat jarang sekali seorang pengendara jika tiba-tiba menabrak kucing, lalu kemudian ia berhenti dan langsung memberikan syarat atau langsung merawatnya sendiri.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
August 24, 2016 delete

Kenyataannya memang banyak sekali bukti jika menabrak kucing pasti ada saja halangannya. Perkara itu sebenarnya berkaitan dengan mitos tersebut juga kurang tahu. Tapi mendengar langsung dari orang-orang yang pernah ngalami peristiwa tersebut rasanya kok ya memang benar-benar ya Mas....

Reply
avatar
August 24, 2016 delete

memang bener mas, entah kebetulan, atau memang kenyataannya, saya pernah dihadang kucing, jarak lima menitan dicegat kuntilanak, saya langsung lari nabrak pintu rumah, eh bapak saya malah ketawa mas, hehe

Reply
avatar