Prosedur Pengerjaan Mastik (Inti Kemas)

Pengerjaan Mastik (Inti Kemas)
PT. MLA
Prosedur pengerjaan mastik - Didalam ulasan ini, untuk anda yang bergerak dibidang konstruksi, khususnya perpipaan. Bahwa saya akan sedikit memberikan pedoman yang umum pada saat anda melaksanakan pengerjaan tentang pemasangan mastik.

Baiklah saya akan awali pembahasan ini dengan :

1. Tujuan Dan Ruang Lingkup
- Tujuan : 
Memberikan pedoman umum pemasangan mastic pada valve yang dipasang pada konstruksi pipa baja untuk sistem jaringan pipa distribusi gas bumi pada Proyek Peyaluran gas ke calon pelanggan termasuk fasilitas, barang maupun peralatan yang terkait.


- Ruang Lingkup
Dokumen ini meliputi persyaratan-persyaratan minimum untuk pemasangan mastik pada valve pada konstruksi pipa baja untuk system jaringan pipa distribusi gas bumi. Kontraktor harus menyediakan tenaga kerja, peralatan, perlengkapan dan consumables untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan mastic, termasuk peralatan keselamatan terhadap diri maupun lingkungan.

2. Singkatan dan Definisi
PURCHASER / EMPLOYER  : PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, selaku Pemilik dan pengguna akhir proyek.
PROJECT : Proyek Peyaluran gas ke calon pelanggan termasuk fasilitas, barang maupun peralatan yang terkait. 
KONTRAKTOR : Perusahaan atau badan yang ditunjuk oleh PGN untuk melaksanakan semua pekerjaan di Proyek Peyaluran gas ke calon pelanggan termasuk fasilitas, barang maupun peralatan yang terkait.
VENDOR/ SUPPLIER : Perusahaan atau badan yang menyediakan material, peralatan, dokumen/gambar teknis dan pelayanan untuk melaksanakan pekerjaan yang ditentukan oleh EMPLOYER.
MIGAS: Badan Negara Pengatur Hulu Minyak dan Gas Bumi yang berwenang mengeluarkan ijin dan lisensi untuk fasilitas minyak dan gas bumi.

3. Kode, Standard dan Referensi
Referensi harus dilakukan merujuk kepada kode, standard dan spesifikasi edisi yang terbaru sebagai berikut :
  • ASME B31.8 Gas Transmission and Distribution Piping System 
  • SSPC SP2 Surface Preparation Specification Hand Tool Cleaning. 
  • SBU III-L-SP-009-A4 Material Specification Wrapping and Mastic Coating 
  • Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 300.K/38/M.PE/1997 tentang Keselamatan Kerja Pipa Penyalur Minyak dan Gas Bumi. 
  • Prosedur Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L)
4. Detail Pemasangan Mastik Pada Valve
Persiapan Material Mastic :
Primer :


  • Suatu campuran yang unik dari hydrocarbon yang berfungsi sebagai pengisi (filler) dan penahan korosi. Campuran ini harus bebas dari asam, alkali, dan berbagai bahan yang merusak painting dan logam. Bahan ini harus tidak dapat dikeringkan, tidak dapat mengeras dan tidak beracun. Primer harus mampu mengisi rongga-rongga karena bentuk material atau rongga karena cacat. Primer harus dapat mempasifkan oksidasi yang mungkin terjadi.
Filler :
  • Merupakan material pengisi yang sifatnya lebih kuat sehingga dapat mengisi bentuk-bentuk yang tajam, dapat berfungsi sebagai dempul pada rongga atau lekuk yang lebar, sehingga dipastikan akan mendukung primer dalam menghambat terjadinya oksidasi. Bahan ini harus kedap air, mudah dibentuk, tidak berubah sifat karena perubahan cuaca dan suhu, tidak meleleh sampai suhu ambient yang ekstrim, tidak menguap karena panas.
Wrap :
  • Material yang stabil komposisinya dan fleksibel pada kisaran suhu yang besar. Tidak mengeras atau getas, dapat menyerap/menerima getaran, tahan terhadap mineral asam, alkali dan garam. Biasanya berupa tenunan non woven synthetic yang terisi penuh dengan campuran petrolatum netral sebagai inhibitor dan penahan panas.
Karateristik Material 
  • Material mastic harus di design untuk melindungi valve dari kondisi lingkungan yang basah sampai dengan kondisi yang ekstrim sehingga dapat melindungi metal dalam waktu yang lama sekaligus sebagai isolasi listrik. Selain itu material harus cukup fleksibel dan mudah dipasang maupun diambil kembali.
Persiapan Permukaan
  • Permukaan harus dipastikan bebas terhadap sisa-sisa minyak dan grease, bebas dari pasir, tanah/lumpur, semen atau material lain yang harus dibersihkan dengan peralatan tangan. Perhatikan bahwa painting dari valve tidak boleh terkupas/rusak, dan permukaan harus kering/tidak lembab.
Aplikasi

Primer :
  • Aplikasikan primer secara manual pada seluruh permukaan valve dan flange, termasuk baut dan mur, perhatikan celah dan rongga, semuanya harus tertutupi primer.
Filler :
  • Bila ada bagian yang tajam dan tidak rata/kosong maka bagian ini harus diisi dengan filler sehingga didapat profil yang terisi penuh, landai dan tidak curam. Jarak antara baut ke baut, mur ke mur juga harus diisi dengan filler agar diperoleh permukaan yang penuh dan landai.
Wrapping : 
  • Pasangkan wrapping dengan overlap 40% - 50%, selanjutnya lakukan pemolesan dengan primer pada permukaan wrapping sehingga diperoleh hasil yang bagus.
Peralatan dan Perlengkapan
a. Pompa air, untuk menguras air dari dalam box valve
b. Generator listrik (jika diperlukan)
c. Tackle dan chain block, untuk membuka penutup box valve
d. Hand Brush, untuk membersihkan permukaan dari kerak dan kotoran
e. Power brush (jika diperlukan)
f. Fan blower (jika diperlukan)
g. Lampu penerangan
h. Alat Pelindung Diri

5. Penomoran dan Dokumentasi
Kontraktor harus membuat form laporan pemasangan mastik yang berisi no.valve, tanggal pemasangan, lokasi, visual inspection dan sebagainya.

6. Keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3l)
Berkaitan dengan safety, maka setiap pekerjaan harus memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan kerja & lingkungan serta melakukan analisa keselamatan pekerjaan sebelum pekerjaan dimulai. Supervisor bertanggung jawab atas K3LL selama pekerjaan berlangsung. Adapun yang harus diperhatikan seperti dibawah ini :
  1. Pastikan SIK (Surat Ijin Kerja) dan Job Safety Analysis (JSA) telah disetujui oleh PGN.
  2. Pastikan bahaya di tempat kerja dan pekerjaan telah di kendalikan, 
  3. Peralatan keselamatan pekerjaan telah dipasang sesuai dengan hasil analisa identifikasi bahaya, 
  4. Lakukan pemeriksaan terhadap peralatan guna memastikan peralatan dalam kondisi aman untuk digunakan atau dioperasikan, 
  5. Pastikan setiap bahan kimia dan bahan beracun berbahaya (B3) memiliki MSDS. 
  6. Pastikan rambu-rambu telah dipasang sesuai dengan bahaya dan benar penempatannya, 
  7. Lakukan persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan persyaratan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 
  8. Pastikan APD (Alat Pelindung Diri) telah sesuai dan telah digunakan oleh pekerja sesuai dengan pekerjaannya, 
  9. Lakukan toolbox meeting sebelum aktivitas dimulai, 
  10. Lakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur kerja, 
  11. Pastikan tempat kerja telah bersih dari bahan-bahan / material sisa pekerjaan
7. Lampiran-lampiran :
  • Brosur termasuk petunjuk pemakaian akan disediakan oleh Vendor (TBA) 
  • MSDS – Material Safety Data Sheet akan disediakan oleh Vendor (TBA) 
  • Material Quantity Certificate akan disediakan oleh Vendor (TBA) 
  • Contoh format laporan pemasangan mastik
Data Pengurus Badan Usaha

Nama Badan Usaha :  PT, MANDIRI LANGGENG ABADI
Alamat : Gedung perkantoran pulo mas satu Gd. VI Lt. 1 Ruang 03 B, Jl. Jend. A. Yani No. 2 Kota Jakarta Timur 13210
Telepon : 021-47867212
NPWP : 02.703.194.7-003.000

Syahrul 

Berikut sedikit ulasan mengenai prosedur pengerjaan pemasangan mastic (mastik) inti kemas ini, selamat bekerja

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »