Alasan kenapa bayi dan anak kecil dilarang menggunakan tamimah dalam islam

Setiap bayi yang baru dilahirkan, tentunya orang tua menginginkan bayinya baik-baik saja tidak ada gangguan sedikitpun. Bayi yang sudah menginjak usia 8 bulan sampai 12 bulan lebih biasanya sangat rentan dengan berbagai macam gangguan. Maka tidak heran jika banyak anak-anak menggunakan pelindung bayi, kalung tali atau bahan, yang menurut orang tua dulu, itu sangat berguna sekali untuk menjaga anak balita dari gangguan makhluk halus.
Dalam Islam kalung tersebut bisa dinamakan sebagai tamimah, tapi semua tergantung apa isi didalam gantungan kalung tersebut. Pada umumnya jika melihat kalung atau tamimah yang seringkali gunakan anak kecil berwarna putih dan sebagai pelindung diberikan sebuah satu bentulan kotak yang biasanya berisikan lafat Al-quran. Sebagai alih-alih hanya untuk menjauhkan anak-anak dari gangguan ghaib, atau lain sebagainya.

menggunakan tamimah dalam islam

# Alasan kenapa bayi atau anak kecil dilarang menggunakan tamimah dalam islam
Menggunakan serta menggantungkan sesuatu pada bayi dan berkeyakinan benda tersebut mampu melindungi dari segala gangguan makhluk ghaib termasuk salah satu perbuatan syirik. Kenapa saya katakan demikian?, alasan apapun, hal ini sudah sangat melampaui batas yang sama artinya telah meniadakan pertolongan Allah kepada makhluknya.

Baca juga : Hati-hatilah dengan ucapan, inilah Istighfarnya para pendusta
"Perkara yang satu ini disebut sebagai Tamimah, dan Rasulluloh alaihi wasallam mengharamkan bagi siapa saja yang menggunakannya"
# Bentuk kesyirikan dalam Islam
Salah satu kategori dosa syirik adalah jimat [Tamimah], Rasulluloh telah bersabda : "sesungguhnya jampi dan pelet merupakan syirik". [HR. Ahmad dan Abu Daud]. Rasulluloh Shallalahu' Alaihi wa sallam bersabda : " barang siapa menggantungkan jimat, berarti sudah berbuat satu kesyirikan". [HR Ahmad]
Begitu juga dengan seseorang yang menggantungkan ayat-ayat Al-quran, seperti tulisan Allah, Nabi Muhammad dan sejenisnya. Seringkali kita jumpai di mobil, motor, alih-alih untuk menghindari kecelakaan. Makah dengan demikian dikatakan Haram. Sebagai contoh yang lain adalah menyimpan Al-quran seukuran sangat mini didalam saku atau dompet, alasan sama seperti diatas, yaitu semata-mata menolak bala dan mara bahaya. Dan ini juga termasuk yang paling diharamkan dalam islam, sebab sangat bertentangan dengan Aqidah atau tujuan pada saat Al-quran diturunkan. Adanya Al-quran yaitu sebegai pedoman hidup untuk semua Umat.

Baca juga : Rahasia kekuatan yang tersimpan jika membacakan surah Al-kautsar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah melarang penggunaan jimat tamimah ini secara umum, tidak dikecualikan satu pun, termasuk Al Qur’an. Sebab disisi adalah bisa mengantarkan pelecehan terhadap ayat suci Al-Qur’an, misalnya pada saat orang yang menggantungkan ayat kursi di lehernya kemudian ia masuk ke kamar mandi atau tempat-tempat kotor lainnya.


Rasulullah SAW bahkan pernah bersabda, bagaimana ia mengungkapkan rasa kurang sejalannya dengan apa yang namanya tamimah sebagai jimat pelindung bayi ini, bahwa sejatinya manusia yang baru lahir masih dalam keadaan fitrah.

Baca juga : Bahayanya menggunakan penglaris mendatangkan banyak pelanggan ditempat usaha
Sabda Rasulullah SAW yang mengatakan : " barang siapa yang berani melepaskan tamimah dari leher seseorang, sama halnya telah memerdekakan seorang budak"
Demikian segelumit penjelasan mengenai alasan kenapa bayi dan anak kecil dilarang menggunakan tamimah dalam islam, semoga bermanfaat, akan lebih menjadi makrifat jika anda sudi untuk share artikel ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »