Keangkeran jalur kecelakaan di jembarana konon dijaga ancangan naga bontot

Jalur rawan keangkeran dan kecelakaan ini, rupanya bukan hanya jalan arus jawa tengah alias alas roban, namun juga di jembrana ini sangat sering terjadi kecelakaan tiba-tiba. Seperti yang telah terjadi di Km 121-122 lingkungan penginuman kelurahan gilimanuk jembrana bali pada sabtu malam.
8 nyawa melayang dan 5 luka-luka dalam insiden kecelakaan dijalur itu, konon katanya jalur tersebut terkenal keangkeran nya bahkan ada yang mengatakan jalur itu dijaga ancangan, penunggu jalan yang menyerupai naga bontot. Tempat itu sangat dekat jaraknya dengan hutan taman nasional bali bagian barat.

Sisa-sisa bekas terjadinya insiden kecelakaan yang malibatkan mobil minibus isuzu elf dengan nomor polisi S 7485 N dengan sebuah truck DK 9455 WL masih terlihat sangat jelas di KM 121-122 tepat 500 meter sebelah barat purwoning jagat.

Keangkeran-jalur-kecelakaan-di-jembarana_1.jpg

#Jalur angker dan rawan kecelakaan di jembrana ini dijaga ancangan naga bontot
Banyak sekali serpihan kaca mobil berserakan dijalan,belum lagi pakaian korban yang masih tersisa tersangkut di sela-sela pintu mobil mini bus tersebut. Aroma bau anyir darah masih tercium semar-semar pada saat melintas ditempat lokasi terjadi nya kecelakaan yang menewaskan 8 orang penumpang.

Keangkeran di jalur Km 121-122 gilimanuk ini salah satu jalur paling angker yang sering meminta tumbal dengan serentetan kecelakaan yang bisa dibiliang kecelakaan paling aneh yang mustahil terjadi. Maka dengan begitu pihak kepolisian melakukan antisipasi dengan cara memasang sejumlah spanduk bertuliskan "rawan kecelakaan".
Jalur kecelakaan di jembaran ini sangat dipercaya sangat angker, sebab jalur ini merupakan hutan madurgama. Banyak sekali makhluk ghaib yang berkeliaran disini bahkan sudah berulang-ulang kali terjadi kecelakaan sehingga menyebabkan hilangnya nyawa ditempat ini, ungkap warga setempat mangku nengah.

Banyak sekali yang mengatakan, kawasan hutan ini seringkali terjadi kecelakaan sampai adanya korban jiwa. Pada beberapa bulan yang lalu, ada seorang warga mati di tempat setelah tertindih pohon perindang akibat tumbang di pinggir jalan. Begitu juga kejadian pada tahun lalu, ada seorang warga diketemukan dalam keadaan tidak bernyawa didekat sumur kembar seusai menenggak racun.

Diatas ini merupakan sederetan kecelakaan yang mengakibatkan truk dan mobil L300 terguling tanpa sebab yang pasti, kuat dugaan peristiwa yang menelan korban jiwa ini disebabkan oleh adanya gangguan ghaib yang sering sekali muncul di kawasan ini. Menurut warga setempat mangku nengah yang didasari terawangan secara spiritual, di kawasan ini sering sekali muncul penampakan naga bontot.

Tidak sedikit warga yang melihat langsung kejadian aneh, misalnya dengan melihat yang awalnya hanya potongan kayu besar berwarna koceklatan yang tiba-tiba sudah berada ditengah-tengah jalan, lalu berselang keumudian kayu itu hilang secara tiba-tiba. Maka apabila melihat potongan kayu tersebut, warga dihimbau untuk berhenti sejenak untuk tidak melintasi kayu itu, agar terhindar dari bahaya.

Baca juga :
Mitos-mitos yang seringkali terjadi di jalan alas roban batang jawa tengah

Banyak warga sekitar berpendapat, bahwa kayu tersebut adalah sosok ancangan betara, serupa dengan naga bontot, dimana seekor naga tanpa kepala dan ekor. Naga bontot ini sering sekali muncul secara tiba-tiba, atau seringkali menampakan diri kepada seseorang yang sedang memiliki halangan, seperti haid atau sebel.

Dari data-data kecelakaan yang sudah banyak merenggut nyawa memang belum pernah diupayakan pecaruan disekitar, makanya hingga kini korban kecelakaan masih bergentanyangan di sekitar tempat kejadian, ujar mangku nengah yang sudah mengabdi di pura tirta empul purwoning jagat selama 12 tahun.

Demiikian sedikit ulasan mengenai keangkeran jalur kecelakaan di jembarana konon dijaga ancangan naga bontot, mudah-mudahan bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »